![]() |
| Foto Penghuni Liponsos Dan Anak Magang |
SIDOARJO – inspirasiglobal.net - Senen (28/9/2026).Lembaga Perlindungan Sosial (Liponsos), UPTD bagian dari Dinsos Kabupaten Sidoarjo saat ini mencatat adanya peningkatan jumlah penghuni yang melebihi kapasitas daya tampung yang tersedia. Kondisi ini menjadi perhatian pihak pengelola agar pelayanan dan kenyamanan tetap terjaga dengan baik.
Kepala Liponsos Sidoarjo Kristian Yudi Arianto SE. menyampaikan bahwa sejak beberapa bulan terakhir, jumlah warga yang ditampung terus bertambah. Hal ini disebabkan tingginya kasus warga status penyandang masalah sosial seperti orang terlantar, lansia tidak terurus, Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). anak yang membutuhkan perlindungan, serta warga yang memerlukan bantuan sosial lainnya.
"Kapasitas yang kami miliki sudah tidak sebanding dengan jumlah penghuni saat ini. Ruang tidur, fasilitas makan, hingga ruang kegiatan menjadi semakin padat Standar daya tampung persatu Oktober Yang Seharusnya 90 orang kini menampung Sebanyak 113, terdiri ODGJ 83 orang, orang terlantar 4 orang tidak punya keluarga13. ungkapnya.
Kelebihan penghuni ini berdampak pada pelayanan yang diberikan. Pihak pengelola berupaya semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan dasar setiap warga, namun keterbatasan tempat dan sarana prasarana menjadi kendala utama.
![]() |
| Foto.Kepala UPTD Liponsos Yudi Arianto SE. |
Untuk mengatasi hal tersebut, Liponsos Sidoarjo telah mengajukan permohonan tambahan alokasi anggaran, penambahan fasilitas, serta tenaga pendamping kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Selain itu, pihaknya juga membuka peluang kerja sama dengan masyarakat, organisasi sosial, dan donatur untuk membantu meringankan beban tersebut.
Kepada seluruh masyarakat, Liponsos Sidoarjo juga mengajak agar turut peduli dan membantu warga yang membutuhkan di lingkungan masing-masing, sehingga tidak semua harus menumpuk di tempat penampungan.
"Kami berharap perhatian semua pihak, agar warga yang kami lindungi tetap mendapatkan pelayanan terbaik dan tempat tinggal yang layak," tambahnya.
Sampai saat ini, pihak pengelola terus berupaya mengatur penempatan dan mengupayakan solusi jangka pendek maupun jangka panjang agar kelebihan penghuni dapat teratasi dengan baik.
Sementara itu Kadinsos Sidoarjo mengakui keberadaan Liponsos Sidoarjo sudah melebihi kapasitasnya sejalan dengan dinamika pertambahan penduduk berikut dampak sosial yang ditimbulkan.
"Pemkab Sidoarjo sudah menyiapkan lahan sedikitnya 1,8 hektar yang berada di Dusun Banar Desa Pilang Kecamatan Wonoayu. " ujar Mharta Wara Kusuma Kadinsos Sidoarjo.
Harapannya Pemkab Sidoarjo segera merealisasikan pembangunan gedung Liponsos Sidoarjo demi mengantisipasi lonjakan daya tampung yang saat ini sudah overload di gedung lama bekas SMAN 2 Sidoarjo yang saat ini sebagian dipakai Perguruan Tinggi UNEJ Jember. Harapannya (Tim).


إرسال تعليق