Sinergi Mengawal Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan: Ditpamobvit Polda Jatim dan PEDALINDO Perkuat Keamanan Kawasan Ekonomi Kreatif

 


Sidoarjo, inspirasiglobal.net - 16 November 2026 – Di tengah gairah aktivitas ekonomi kreatif berbasis kerakyatan yang bergulir di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ponti Sidoarjo, Perkumpulan Pedagang Jalanan Indonesia (PEDALINDO) mencatat satu langkah maju yang krusial. Pagi ini, suasana sejuk dan progresif CFD menjadi latar belakang penting bagi kehadiran aparat penegak hukum yang berorientasi pada pengamanan objek vital.


Kunjungan kerja Subdit Wisata Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Jawa Timur, yang dipimpin oleh AKBP Zein Mawardi, Amd. Kasubdit Wisata Ditpamobvit Polda Jatim, menegaskan posisi strategis kegiatan ekonomi kerakyatan seperti CFD sebagai aset yang wajib dikawal keamanannya.


Kedatangan rombongan gabungan dari Polda Jatim dan Polresta Sidoarjo ini, yang melibatkan total delapan personel, bukan sekadar patroli biasa, melainkan implementasi kegiatan rutin untuk memastikan kelangsungan dan keamanan ekosistem perdagangan mikro. AKBP Zein Mawardi menggarisbawahi tiga fokus utama kegiatan mereka:

 

* Pengamanan dan Pengecekan Sistem: Memastikan sistem pengamanan di area CFD berjalan optimal, selaras dengan statusnya sebagai pusat kegiatan masyarakat yang padat.

 

* Edukasi dan Himbauan Kamtibmas: Memberikan arahan spesifik kepada pengelola, petugas, pengunjung, dan seluruh pemangku kepentingan untuk secara kolektif menciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif.


 * Antisipasi Potensi Kerawanan: Mengidentifikasi dan menyusun strategi penanganan cepat terhadap potensi gangguan Kamtibmas yang sering terjadi di keramaian, seperti pencurian kendaraan bermotor, copet, kemacetan, dan kecelakaan lalu lintas.


Fokus Krusial Pengelola: Parkir dan Pengamanan Internal


Diskusi konstruktif antara AKBP Zein dan Sunyoto, Ketua PDP PEDALINDO Sidoarjo, menyoroti beberapa tantangan mendasar. Sunyoto menyampaikan isu krusial terkait sterilisasi kawasan dari kendaraan bermotor roda dua, yang dinilainya dapat diminimalisir dengan penyediaan tempat parkir yang lebih representatif.


Mengenai tindak kejahatan umum seperti pencopetan, Sunyoto memaparkan bahwa PEDALINDO telah mengambil langkah proaktif dengan menyiapkan Satuan Tugas (Satgas) Area di setiap zona dan menjalin kerjasama erat dengan Bimbingan dan Penyuluhan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bimkamtibmas) Polsek Kota Sidoarjo. Upaya ini ditujukan agar pelaksanaan CFD dapat berjalan lebih tertib dan lancar, menunjukkan kesadaran kolektif pedagang terhadap pentingnya keamanan swakarsa.


Visi Ekonomi Kerakyatan dan Peran Strategis Polri


_.                  Junius Bram Buntaran_
         .......(Founder & Ketum PEDALINDO)


Ditempat terpisah, Junius Bram, Founder dan Ketua Umum PEDALINDO, membenarkan dan mengapresiasi dukungan tersebut. Bram menekankan bahwa koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait telah menjadi kunci kelancaran aktivitas ekonomi ini selama ini.


“Kami meyakini penuh bahwa sinergitas ini harus terus ditingkatkan. Peran strategis POLRI adalah pilar penopang utama bagi berjalannya kegiatan Ekonomi Kerakyatan ini,” ujar Bram. “Kami sangat yakin, jika Ekonomi Kerakyatan ini dikawal dengan baik, maka kebangkitan raksasa ekonomi yang berbasis UMKM ini benar-benar bisa terwujud.”


Pernyataan ini bukan retorika tanpa dasar. Kiprah PEDALINDO sebelumnya telah menjadi sorotan nasional, khususnya dalam program edukasi dan pendampingan terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL), yang bahkan berhasil mengantarkan produk-produk UMKM Sidoarjo menembus pasar Eropa. Aktivitas pelatihan yang merupakan hasil kolaborasi dengan Paguyuban Bluru Bangkit Sidoarjo (BBS) menjadi bukti nyata komitmen PEDALINDO dalam meningkatkan kualitas produk dan manajemen para anggotanya.


Aspirasi Perluasan Sentra Ekonomi


Dalam kesempatan tersebut, Bram juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Sidoarjo dan seluruh pemangku kepentingan yang telah memberikan kepercayaan kepada PEDALINDO untuk mengelola area CFD Jl. Ponti.


Melihat tingginya animo masyarakat dan potensi pertumbuhan yang ada, Bram berharap agar Pemerintah Daerah dapat membuka empat spot CFD baru di kawasan Sidoarjo Timur, Barat, Utara, dan Selatan.


“Kapasitas Jalan Ponti saat ini sudah sangat terbatas. Jika empat spot baru ini dapat direalisasikan dalam waktu cepat, kami yakin perekonomian mikro di Sidoarjo akan berkembang dengan pesat dan pemerataan ekonomi dapat tercapai,” pungkasnya. Sinergi antara keamanan dan pembangunan ekonomi ini diharapkan menjadi model percontohan bagi daerah lain dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang inklusif dan berkelanjutan.(Tim).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama